UA-42334843-1

Selasa, 09 Juli 2013

Cara mengatasi Nyeri Leher


Penyebab paling umum nyeri leher adalah kelaianan pada jaringan lunak yang terkait pada cedera atau pemakaian dan aus yang berkepanjangan. Pada kasus yang jarang, infeksi atau tumor bisa menyebabkan sakit leher. Pada beberapa orang, masalah leher dapat menjadi sumber rasa sakit di punggung atas, bahu, atau lengan.
Untuk atlet dan orang-orang dengan gaya hidup aktif, kemungkinan memiliki masalah leher cukup tinggi. Adanya trauma akibat jatuh, tergelincir dalam kecelakaan sepeda atau mobil yang tidak sepenuhnya disembuhkan dan diperbaiki dapat memburuk nyeri leher. Sedikit obat penghilang rasa sakit dapat mengurangi nyeri leher. Namun, jika dibiarkan tidak diobati untuk waktu yang lama, rasa sakit itu bisa menjadi akut. Bila gangguan sakit leher tidak hilang setelah enam minggu, Anda perlu berkonsultasi dengan dokter segera.


Apa yang terjadi bila tidak diobati?

Sebagai permulaan, Dr Lee menyarankan mengobati nyeri leher akut guna mencegahnya menjadi kronis. Sakitleher kronis dapat menyebabkan penurunan kondisi, otot kaku, kontraktur (leher bengkok) dan kekakuan. Akanada penurunan gerakan leher, dan bahkan mungkin membengkokkan tubuh.

Gejala berkaitan dengan nyeri leher:

Tonjolan diskus serviks – Diskus yang terselip di daerah leher dapat menyebabkan nyeri leher berkepanjangan dengan kekakuan yang konstan dari sekitar leher dan otot bahu. Nyeri ini bisa menyebar ke bahu dan/atau lengan. Tergantung pada derajat tonjolan, ruas tulang belakang dapat dipersempit ke berbagai tingkat memberikan rasa kebas dan kelemahan pada tangan.

Sakit kepala Cervicogenic – sakit kepala tertentu yang berhubungan dengan nyeri leher. Mereka muncul secara spontan, kadang begitu kuat hingga membangunkan pasien dari tidurnya. Rasa sakit kerap terasa tajam, dengan masing-masing durasi berlangsung dari beberapa menit sampai beberapa jam. Hal ini dapat disertai dengan rasa kebas di bahu ataupun tangan.

Gejala Nyeri Miofasial – Seringkali, pasien ini memiliki banyak titik picu lemah diatas bahu mereka, leher dan punggung atas, di antara skapula mereka dan menyebgabkan lengan lemah. Jenis rasa sakit ini dapat dihilangkan dengan pijatan atau akupresur untuk periode waktu yang singkat. Nyeri ini mungkin dipicu oleh stres.

Fibromyalgia – Nyeri otot yang secara umum melibatkan leher, pinggang bawah, bahu, bokong dan anggota gerak. Ada sering keterlibatan kelelahan yang parah, nyeri perut atau tekanan psikologis. Pasien mungkin mengalami kekakuan sendi di tangan, kaki dan leher di pagi hari

Rheumatoid Arthritis – Sebuah gangguan sistemik yang melibatkan kondisi inflamasi poly arthritis, melibatkan tangan dan kaki atau nyeri leher.

Efek stres – Jika seseorang bergegas untuk memenuhi tenggat waktu, tanpa sadar, otot-otot leher menegang dan leher memendek dan menyebabkan sendi leher tertekan. Studi telah menunjukkan bahwa stres mengurangi pernapasan seseorang, mengurangi oksigenasi untuk sejumlah otot tertentu.
Sumber : FlyFreeForHealth2010


Berikut adalah beberapa cara sederhana untuk membangun kekuatan bahu dan leher dengan tujuan mengurangi nyeri leher, seperti dilansir readersdigest, antara lain:

1. Ketika nyeri leher menyerang di tempat kerja, tekan dahi ke telapak tangan Anda
Tegangnya otot-otot leher juga dapat disebabkan karena stres yang menyebabkan kekakuan dan lama kelamaan akan menjadi nyeri leher. Anda dapat mengurangi ketegangan dan memperkuat leher pada waktu yang sama dengan melakukan latihan sederhana di meja kerja.

Duduklah di kursi dengan keadaan tidak bersandar ke belakang dan tempatkan siku Anda pada meja. Dengan kepala berpusat di bahu, tekan dahi ke telapak tangan selama 3-5 detik. Gunakan telapak tangan untuk menahan kepala Anda dan ulangi hal ini sebanyak 3 sampai 5 kali.

Kemudian duduklah dengan tegak dan tempatkan telapak tangan Anda di belakang kepala dengan siku berada dalam posisi keluar ke samping. Tekan kepala Anda kembali ke telapak tangan sehingga telapak tangan menahan tekanan dari kepala Anda. Tahan selama 3-5 detik dan ulangi tiga sampai lima kali.

2. Lakukan latihan ringan untuk menguatkan bahu
Satu lagi latihan ringan yang dapat Anda lakukan di tempat kerja untuk mengurangi nyeri leher. Tempatkan telapak tangan Anda di tepi kursi dan tekan ke dalam tangan Anda hingga pinggul dan bokong terangkat sekitar satu atau dua inchi ke udara. Tahan selama 5 detik, turunkan dan ulangi sebanyak 5 kali untuk menguatkan otot bahu.

3. Tarik kembali tulang belikat ketika sedang bersantai
Anda juga dapat melakukan latihan ringan untuk mengurangi kekakuan otot leher ketika sedang bersantai atau menonton TV bersama keluarga di rumah. Duduklah di tepi kursi dan tegakkan punggung Anda ke belakang.

Tempatkan tangan Anda di pangkuan dan tariklah punggung ke belakang agar tulang belikat ikut tertarik. Tahan hingga beberapa detik, kembali bersantai dan kemudian ulangi sekali lagi ketika akan berangkat tidur.

4. Buatlah kompres leher sendiri
Isi 3/4 bagian kaus kaki bersih yang sudah tidak terpakai dengan nasi putih, 2 batang kayu manis, dan 1 sendok makan cengkeh. Ikat erat dengan karet gelang dan panaskan dalam microwave selama 2 menit.

Gantungkan melingkar di leher bagian belakang atau tengkuk Anda sebagai obat aromatherapeutic yang dapat menenangkan bahu dan leher yang sakit. Anda dapat menggunakannya berulang-ulang, sampai aromanya menghilang.

5. Lakukan latihan leher setiap 45 menit menatap layar komputer
Ketika sedang mengemudi atau bekerja di depan komputer, seseorang cenderung memajukan kepalanya. Hal ini akan menambah tekanan pada leher, menyebabkan kekakuan otot dan akhirnya nyeri leher.

Untuk mencegah nyeri leher, lakukan latihan dengan menjaga dagu tegak lurus dengan badan dan tarik kepala perlahan ke belakang, tahan selama lima detik. Ketika Anda sedang menatap layar komputer, lakukan latihan ini setiap 45 menit sekali.

6. Gerakkan leher Anda dengan gerakan melingkar
Jika Anda telah mengalami nyeri leher, gerakkan leher Anda setiap 1 jam dengan cara menjatuhkan dagu ke dada, lalu putar leher Anda ke kiri, ke belakang, ke kanan, dan turun lagi dalam gerakan melingkar. Ulangi gerakan ini sebanyak 5 kali, kemudian lakukan kembali dari arah yang berlawanan.

7. Pastikan Anda tidur di bantal yang tepat
Bantal terbaik untuk nyeri leher tergantung pribadi masing-masing, tetapi umumnya bantal harus lembut dan nyaman untuk tidur. Sesuaikan tinggi bantal yang membuat leher terasa nyaman dan tidurlah dengan posisi yang tepat.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar