UA-42334843-1

Senin, 08 Juli 2013

Jenis Aplikasi Hydrotherapy




Ada beberapa tipe hydrotherapy, yang meliputi :

a. Kolam renang
Kolam renang dapat dipergunakan untuk melakukan terapi pengurang nyeri. Terapi kolam renang dapat berupa kegiatan renang ataupun tanpa renang. Terapi ini sangat bermanfaat bagi penderita karena tekanan dari air mengangkat tubuh dan
mengurangi efek dari gravitasi.
Hal ini menyebabkan penderita yang menderita nyeri dapat melakukan olahraga low–impact yang memiliki sedikit gesekan antara sendi. Tekanan dari air juga menyebabkan penderita untuk dapat memaksimalkan gerakan dengan lebih mudah. Pada saat yang bersamaan, air memberikan hambatan yang mampu membangun kekuatan dan ketahanan.

b. Hubbard tank.












Teknik ini memungkinkan penderita untuk merendam seluruh tubuhnya di dalam air dengan pengaturan suhu. Pemanasan dapat dipergunakan untuk meningkatkan suhu air, meringankan sakit seperti nyeri lengan, nyeri bahu, nyeri kaki, dan nyeri punggung. Pemanasan dapat menyebabkan membesarnya pembuluh darah sehingga menambah sirkulasi. Terapi di dalam hubbard tank berguna untuk memanaskan tubuh penderita, karena suhu dapat diatur dan cairan elektrolisa dapat ditambahkan ke dalam air.

c. Whirlpool.











Bentuk terapi ini melibatkan panas, air bercampur larutan yang dapat memudahkan penyembuhan sprain, gangguan sumsum tulang belakang dan pengelupasan dari jaringan otot yang telah mati, tidak berfungsi atau yang terkontaminasi. Pada whirpool air diputar sehingga menghasilkan gelembung. Gelembung-gelembung yang ada di whirlpools yang merupakan gabungan dari air hangat dan udara akan memijat tubuh dan membantu rilaksasi otot.
                               
d. Sitz bath.












Sitz bath merepukan tanki yang dipergunakan untuk merendam sebagian tubuh, dan dapat terdiri dari beberapa kompartemen. Biasanya penggunaan dilakukan dengan jalan penderita duduk di sebuah tub dengan air menutupi pinggang. Sitz baths dapat dipergunakan untuk mengatasi kondisi seperti lumbar pain, pelvic pain, prostatitis atau testicular/scrotal pain.

e. Sauna (mandi uap)
Sauna merupakan ruangan yang diisi oleh uap air hangat sehingga pada dasarnya merupakan gabungan dari hydrotherapy dan thermotherapy. Terapi ini dianjurkan untuk kondisi sakit yang tidak terlalu berat seperti strain punggung atau untuk menghilangkan stress.


Resiko Hydrotherapy
Hydrotherapy secara umum sangat aman bila dilakukan dibawah pengawasan atau tuntunan dari terapis, tetapi tetap pula memiliki beberapa resiko :

Resiko hydrotherapy di kolam.
Pada beberapa kasus, penggunaan suhu yang tidak tepat pada hydrotherapy akan mengakibatkan efek yang tidak diinginkan terhadap tubuh. Penderita yang tidak bisa berenang perlu mengenakan jaket pelampung atau peralatan apung lainnya (atau mendapatkan pengawasan) untuk menghindari tenggelam. Terapi kolam tidak boleh dilakukan oleh penderita yang memiliki gangguan usus besar dan kandung kemih, luka terbuka atau memiliki sensitifitas terhadap cairan kimia tertentu. Sebagai tambahan, latihan yang dilakukan di dalam kolam tidak boleh menggunakan beban. Hal ini berarti bahwa penderita yang berlatih di dalam kolam bukan bertujuan untuk membangun masa tulang, yang sangat bermanfaat untuk melindungi dari kondisi seperti osteoporosis yang
biasa terjadi pada wanita setelah menopause.

Resiko hydrotherapy pada hubbard tank, whirlpool dan sitz bath.
Sebagaimana hydrotherapy pada kolam, suhu air yang tidak tepat dapat mengakibatkan efek samping pada tubuh. Sebagai contoh, bila berendam terlalu lama di air panas dapat menaikkan tekanan darah. Sebagai tambahan, beberapa peneliti telah menemukan bahwa banyak whirlpools mengandung bakteria yang dapat mengakibatkan sakit seperti infeksi saluran kemih, infeksi kulit dan pneumonia.

Resiko hydrotherapy pada sauna dan steam bath.
Dapat membahayakan kesehatan untuk penderita tertentu, seperti penderita dengan gangguan jantung, gangguan sirkulasi dan saraf (misal karena diabetes), rheumatoid arthritis akut, infeksi akut atau penyakit menular seksual.


Kesimpulan
Hydrotherapy mengacu pada semua perawatan yang menggunakan air. Beberapa jenis hydrotherapy digunakan untuk menanggulangi nyeri. Hydrotherapy yang dilakukan di dalam kolam atau tangki membolehkan penderita melakukan olahraga tanpa membebani sendi. Pada situasi lainnya, air hangat dapat meredakan nyeri, mengendorkan otot yang keras dan memperlancar sirkulasi darah. Hal ini dapat meredakan sakit seperti nyeri punggung, nyeri sendi, arthritis, fibromyalgia atau kekakuan yang mengikuti cedera sumsum tulang belakang. Hydrotherapy juga dapat digunakan untuk merawat luka. Hydrotherapy dapat dilakukan di dalam kolam renang, tangki whirlpools, shower, sauna, dan teknik lainnya. Sering juga menggunakan panas (thermotherapy), dingin (cryotherapy) atau keduanya. Meskipun hydrotherapy sangat bermanfaat untuk mengobati beberapa kelainan, terdapat kondisi yang tidak memungkinkan penggunaan teknik ini. Penderita harus selalu konsultasi dengan dokter sebelum memulai perawatan hydrotherapy.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar